BHL Portal | Training Consultant Division    
CONTINUOUS FORM
DEFINISI

Continuous form adalah formulir yang sambung menyambung. Continuous form oleh orang/perusahaan yang telah menggunakan computer untuk melakukan kegiatan usahanya dimana formulir yang hendak dicetak bisa langsung dicetak tanpa harus menyetel printer, dan printer yang digunakan umumnya adalah dot-matrix printer untuk mencetak multiply atau deskjet or laser printer yang mempunyai fasilitas tractor unit untuk single ply.

BENTUK

Continuous form berdasarkan bentuk dibagi atas dua macam, yaitu :

  • Sheet Continuous Form
  • Secara fisik sheet continuous form berbentuk lembaran kertas yang dibagi dengan perforasi (horizontal perforation) sebagai pembatas kertas setiap setnya. Dimana dalam packagingnya berbentuk box.

    Perforasi adalah suatu potongan pada kertas yang tidak sempurna atau masih terdapat bagian kertas yang menyambung. Perforasi pada continuous form selain sebagai pembatas pada kertas juga untuk mempermudah penyobekan kertas.

    Perforasi kertas terdiri atas  vertical perforation atau perforasi yang berdiri tegak dari atas kertas hingga kebawah kertas dan horizontal perforation yang memotong dari kiri hingga kekanan kertas.

    Pada kiri dan kanan continuous form umumnya ada terdapat punch hole atau lobang-lobang yang berfungsi untuk menempatkan kertas pada tractor printer, yang oleh tractor printer digunakan untuk menarik kertas yang akan diprint. Lobang-lobang tersebut mempunyai diameter standar sebesar  5/32 inch dan jarak antar setiap titik tengah lobang tersebut adalah ½ inch, dan letak lobang teratas adalah ¼ inch dari ujung atas kertas ke titik tengah lobang teratas dan ¼ juga dari titik tengah lobang terbawah ke ujung bawah kertas. Dan pada sisi kiri dan kanan kertas setalah punch hole terdapat vertical perforation yang berjarak ½ inch dari ujung masing-masing kertas, tapi tidak semua continuous form mempunyai punch hole atau vertical perforation, untuk kasus tertentu ada cetakan yang tidak menggunakannya.

    Untuk multiply continuous form diantara punch hole pasti terdapat crimlock, yang berfungsi untuk menyatukan kertas Top, Middle dan Bottomnya. Jarak crimlock sendiri bervariasi tapi standar harus mempunyai satu crimlock untuk setiap 2 inch.

  • Roll Continuous Form
  • Roll continuous form ini adalah kertas yang berbentuk roll, dimana  dalam biasanya digunakan untuk mesin cahs register atau struk parker dan lain-lain. Dan dipacking dalam bentuk roll.

    Pada roll continuous form umunya  tidak terdapat horizontal perforation atau vertical perforation, karena biasanya printer yang digunakan untuk applikasi roll continuous form mempunyai cutting unit sendiri.

    Selain berdasarkan bentuk continuous form juga dibagi dua berdasarkan hasil proses  produksinya, yaitu :

  • Pre Printed Form
  • Pre Printed Form adalah continuous form yang dalam proses produksinya mengalami suatu proses pencetakan sehingga hasil akhirnya terdapat format tertentu sesuai dengan cetakannya.

  • Blank Continuous Form
  • Blank continuous form adalah continuous form yang hanya mengalami proses converting (pengubahan) bentuk saja dan tidak mengalami proses cetak sehingga hasil akhirnya berupa formulir kertas polos saja.

    BAHAN BAKU

    Jenis-jenis bahan baku dalam continuous form hanya ada dua macam, yaitu :

  • HVS
  • Kertas HVS umumnya digunakan untuk pada single ply (satu rangkap) continuous form, dan juga untuk multiply (banyak rangkap) continuous form. Bila kertas HVS digunakan untuk multiply maka perlu ada tambahan carbon diantara tiap rangkapnya, Carbon ini disebut OTC (One Time Carbon), dan sesuai dengan namanya OTC hanya digunakan untuk sekali pencetakan dan kemudian dibuang.

    Brand kertas hvs yang digunakan oleh BHL adalah “Mirage” yang merupakan produk dari PT. Indah Kiat, dan gramatur kertas yang tersedia adalah 50 gsm, 60 gsm, 70 gsm, 80 gsm, 90 gsm, 100 gsm, 120 gsm dan 165 gsm. Gsm atau gram square meter artinya berat dalam gram untuk setiap meter persegi kertas. Jadi bila untuk satu meter persegi kertas HVS 60 gsm mempunyai berat sebesar 60 gram. Standar gramatur kertas yang digunakan untuk continuous form 1 ply adalah HVS 60 gsm dan HVS 50 gsm untuk continuous form multiply.

  • NCR (Non Carbonize Required)
  • NCR adalah kertas HVS yang telah dilapisi suatu bahan kimia sehingga bila permukan kertas yang diposisi atas mengalami suatu tekanan akan menimbulkan image (jejak) pada permukan kertas dibawahnya. Kertas NCR sendiri hanya digunakan untuk formulir multiply dan untuk formulir single ply pasti menggunakan kertas HVS. Kertas NCR sendiri terdiri atas 3 macam kertas, yaitu :

  • Top
  • Kertas NCR Top ini adalah kertas HVS yang mengalami pelapisan bahan kimia pada muka belakangnya atau dalam istilah internationalnya adalah Coated Back (CB).

    Kertas NCR Top ini yang tersedia dipasar adalah yang berwarna putih (Top Putih – TP), untuk kebutuhan kertas top yang berwarna lain harus dilakukan pemesanan kepada pabrik kertas dalam jumlah pesenan minimal tertentu.

    Brand kertas NCR yang digunakan untuk produk BHL adalah “Impression” produksi PT. Tjiwi Kimia dan merupakan kertas NCR terbaik yang ada dipasaran. Gramatur standar kertas NCR Top ini adalah 55 gsm.

  • Middle
  • Kertas NCR Middle ini adalah kertas HVS yang mengalami pelapisan bahan kimia pada permukaan depan dan belakang kertas, atau Coated Front Back (CFB).

    Warna kertas yang tersedia dipasar adalah, Putih (P), Merah/pink (M), Kuning (K), Hijau (H) dan Biru (B).

    Brand kertas NCR Middle sama dengan NCR Top yaitu “Impression” dan gramatur standarnya adalah 50 gsm

  • Bottom
  • Kertas NCR Bottom ini adalah kertas HVS yang mengalami pelapisan pada bagian muka kertas atau Coated Front (CF).

    Warna kertas yang tersedia dipasar adalah, Putih (P), Merah/pink (M), Kuning (K), Hijau (H) dan Biru (B).

    Brand kertas NCR Bottom sama dengan Top dan Middle yaitu “Impression” dengan gramatur 55 gsm

    PENULISAN FORMAT

    Segala sesuatu didunia ini perlu ada nama untuk dapat dikenali, demikain juga dengan continuous form. Continuous form dapat digunakan untuk banyak kebutuhan dan setiap formnya memiliki cirri-ciri yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Dan untuk mempermudah penyebutan maka perlu diberikan nama.

    Penama suatu format continuous form dilakukan dengan menggunakan format sebagai berikut :

    CODE. Nama formulir + nama perusahaan

    Code disini adalah kode pembeda jenis produk berdasarkan hasil proses produksinya. Yang telah disebut sebelumnya terdiri atas 2 macama jenis produk, yaitu :

    PPF     : Pre Printed Form
    CF       : Blank Continuous Form

    Sample            :
    Perusahaan yang bernama “ PT. Belajar Sendiri” ingin membuat faktur pajak standar dalam bentuk continuous form.
    Penulisan yang harus dibuat adalah :

    PPF. Faktur Pajak Standar PT. Berkat Harapan Lestari

    PENULISAN UKURAN

    Penulisan ukuran  sheet continuous form dilakukan dengan mengunakan formula sebagai berikut :

    L” x T”, Ply (Sususan warna kertas) Jenis Bahan Baku, warna cetakan + No (bila ada nomorator) + Fla (bila ada Flanderan)

    Contoh :

    PPF. Faktur Pajak Standar PT. Berkat Harapan Lestari
    Uk. 9 ½“ x 11”, 4 Ply (PMKH) NCR, 1/0 + No + Fla

    Printing Division
    BHL - 2009
    Information